Jeritan batin bersuara tak mampu
Karena enggan mereka tahu
Betapa perih , sakit harus ku tempuh
Pada musim ini ingin segera berlalu
Corak rasa pada tiap perilaku
Perasaannya yang hanya palsu
Muka si penipu dengan kepandaian sang kancil
Mengulurkan muslihat dari otak kecil
Aku mencari perasaan yang sesat di kota gembira
Hati terpenjara oleh kepiluan semata
Bagi ahli silap mata di kaburi kebenaran
Seperti diriku dengan melodi menutup tangisan
Rancak tereja penonton bersorak ria
Hingga terlupa dimana mereka
Dan aku juga...
Ingin begitu lupa ada derita...
Terkunci lagi dengan harapan....
Sedang tidur dalam kesakitan
HK, 05.04.2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar