Aku ingin menemuimu di sisi badai
Berbaring bersama menyatu dalam kabut
Memerah rasa demi menyepuh sabda
Memancarkan buliran pendar-pendar asmara
Kalam pernah memahatkan sayatan deburan ombak
Membimbingmu untuk merengkuh sebuah rasa yang terpendam
Menyepuh sublim demi secarik hasrat
Akan sebuah tempat bersandar dalam kesepian dan puncak keterpurukan
Lalu kususuri lembah dan sisi bentangan langit
Demi menemukan sebait rasa yang menghinggap
Untuk memancarkan pendar pendar rasa yang menikam
Dan untuk melenyapkan gejolak kerinduan yang sering memuncak di setiap ketinggian malam
Deruan, terjalan dan kekokohan penghalang
Tak menggoyahkan hasrat untuk menemukan
Penggalan pahatan hati pujaan kerinduan
Dan percikan mimpi yang tertinggal
Namun hingga sampai saat ini
Kau masih saja tak kunjung menjelma
Maka bersama semilir angin yg bersahutan
Ku titipkan kerinduan pada sang pujaan hati penikam hasrat dan keinginan.
HK, 27.02.2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar