Kamis, 02 Mei 2013

*** Perjalanan ***

Di seberang pegunungan,
Sebuah rumah kecil duduk di pohon,
Aku tersesat dalam ketenangan,
Sebagai jiwaku mencoba untuk bernapas.

Putih awan bergerak perlahan,
Angin masih berhembus tenang,
Aku terjebak pada saat itu,
Seperti hatiku mulai sembuh.

Sepotong diriku,
Di langit biru mengejutkan,
Saat aku melebarkan sayap,
Jiwaku mulai terbang.

Aku terbang ke tempat yang tidak diketahui,
Dimana rasa sakit dan terluka sekali berdiam,
Sebagai aliran kenangan melewatiku,
Mataku mulai membengkak.

Bulir air mata menetes perlahan,
Pipiku bagai tanah gersang tersiram hujan,
Angin menyeka mereka kering,
Dan memberi ku kedamaian.

Soaring begitu bebas,
Atas air dan tanah,
Panduan Roh lembut,
Membawa dengan tanganku terbuka.

Dia menunjukkan apa,
Dan bagaimana untuk menjadi,
Dan mengapa hidup ku,
Begitu penting
: sepertinya.

Sebuah panjang melambung,
Seperti tinggi elang melayang,
Aku menundukkan kepalaku,
Dan aku mulai menangis.

Kembali di tanah,
Di seberang pohon,
Aku mulai sadar,
Apa arti
: penyembuhan.

Ini berarti tidak lupa,
Biarkan mengalir melewati,
Dari semua kengerian,
Satu jiwa harus pergi.

Untuk mengambil kekuatan,
Dan menerapkannya dalam kehidupan,
Adalah pelajaran berharga,
Aku telah belajar dari perjalanan.

Sendirian pada matahari terbenam,
Aku melihatnya turun,
Ketika aku akhirnya menyadari,
Apa yang telah aku temukan
: kedamaian
Yang ku dapati kala senja menutup mata.

HK, 1/05/13
Muslimah Az-zahwa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar